Wonogiri salah satu kota kabupaten di Jawa Tengah, terletak diselatan solo. Berbagi tempat wisata ada disini, begitu pula tempat kreatifitas atau produsen kerajinan serta UMKM. Salah satunya adalah tempat produksi batik handmade di Wonogiri.

Sidobatik salah satu tempat produksi batik handmade di Wonogiri. Usaha yang dipelopori oleh Mawan Tri Hananto sebagai foundernya. Dengan bendera CV. Sido Batik Lestari, mawan bersama Sutino sebagai direktur cv menjalankan usaha produksi batik handmade.

Ini merupakan usaha skala UMKM yang mempunyai legalitas lengkap, tempat produksi berlokasi di Bulurejo RT02/1 Mlokomaniskulon Ngadirojo Kabupaten Wonogiri.

Penerapan Konsep Cluster dan Padat Karya Tunai di Sidobatik

Setiap bulannya, sidobatik mampu memproduksi antara 1000 – 2000 potong kain. Sistem pemasaran melalui online. Dan semakin berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan pembuatan batik handmade. Target setiap bulan mengalami peningkatan 1000 lebih potong kain untuk diproduksi.

Usaha ini mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak. Sistem cluster dan padat karya tunai diterapkan dalam proses produksi batik handmade di Sidobatik. Selain masyarakat sekitar yang bekerja di lokasi, di beberapa tempat di kecamatan lain pun ada. Dengan membentuk kelompok – kelompok tim pewarnaan kain batik.

sidobatik

Mawan menjelaskan bahwa konsep cluster untuk proses pewarnaan batik merupakan salah satu wujud nyata pemberdayaan masyarakat. Ini adalah upaya nyata, bagaimana memperluas lapangan pekerjaan, tambahnya.

Mereka setiap hari semakin banyak, dari kelompok – kelompok pewarna tersebut membawa dampak sosial yang baik. Sebab, dengan kemampuan yang bisa di pelajari, mewarnai batik handmade sidobatik tidak terlalu memerlukan keahlian khusus. Sebelum resmi masuk sebagai anggota pewarna, ada training terlebih dahulu minimal selama seminggu di rumah produksi sidobatik.

Setelah kita lakukan training, akan terlihat dari semangat mereka. Ini seperti hukum alam, terang Mawan.

Mawan menjelaskan, dari proses rekruitmen yang dilakukan secara online akan ada pendaftaran kurang lebih 20-30 orang dari berbagai daerah di Wonogiri. Namun, pada akhirnya akan ada 5-7 orang yang punya semangat dan konsisten dalam mewarnai batik.

Dan mereka itulah yang terpilih secara alami. Artinya, mereka memang butuh pekerjaan bukan sekedar pekerjaan sambilan. Mereka pun akhirnya menikmati hasil melalui upah borongan yang cukup tinggi.

Keinginan Memperluas Lapangan Pekerjaan

Dalam proses pembuatan batik, utamanya proses pewarnaan Mawan membutuhkan banyak orang atau masyarakat untuk membantunya. Dijelaskan, bahwa prose ini tidak rumit, mudah dipelajari, siapapun bisa asal ada kemauan kuat.

Ini yang menjadi kemudahan bagi masyarakat untuk bekerja di sidobatik. Tanpa harus mensyaratkan status akademik seseorang, mulai dari anak muda sampai ibu rumah tangga, Mawan memberikan peluang pekerjaan nyata untuk mereka.

“Semua tergantung diri sendiri ” jelasnya.

Dia menambahkan, tujuan usaha ini selain financial benefit adalah memperluas social benefit. Memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat utamanya di Kabupaten Wonogiri.

Visi yang dibawa adalah bersama membangun bangsa melalui dunia usaha. ( rk )

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *